Draft Rilis Pernyataan Sikap Menolak Kenaikan BBM
Oleh: Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia
Indonesia kembali dihadapkan pada permasalahan subsidi BBM yang akan segera
dikurangi, atau bahkan dicabut untuk menyesuaikan permasalahan fiskal dan
ekonomi makro negara ini. Pemerintah berdalih bahwa Indonesia adalah negara
pengimpor minyak mentah untuk kebutuhan konsumsi dalam negeri. Lifting minyak
Indonesia adalah 840.000 barrel/hari (Kementrian ESDM, 13/5/2013), sedangkan kebutuhan
dalam negeri Indonesia diperkirakan 1.400.000 barrel/hari. Kondisi ini yang
membuat APBN bisa jebol karena subsidi BBM yang masih disubsidi.
Sedangkan fakta di lapangan, Pertamina hanya menguasai ladang minyak untuk
eksplorasi sebanyak 20% dari seluruh ladang minyak di Indonesia. 80% dikuasai
oleh asing. Sehingga Indonesia harus mengimpor


